IMG_0175

Dadang, Pemilik Toko Grosir Mainan

Posted on February 28, 2011 · Posted in Inspirasi

Dadang merupakan salah satu binaan yayasan Mien R Uno Foundation (MRUF) yang menjalankan usaha di bidang penjualan mainan anak-anak. Berjualan mainan anak bukan hal baru baginya meski sebelumnya berprofesi sebagai penjual es krim keliling namun di kala lebaran ia biasa berjualan mainan anak-anak yang juga secara keliling. Dadang melihat adanya peluang usaha mainan grosir karena pada saat itu belum ada pedagang seperti itu di daerahnya. Dengan memanfaatkan relasi yang dimilikinya,akhirnya ia memiliki usaha dagang sendiri. Dadang yang telah menjalankan usahanya selama delapan tahun sampai saat ini masih mengontrak ruangan berukuran 3 × 4 m untuk berjualan dengan harga sewa sebesar Sembilan juta/tahun. Harga ini sebenarnya sudah meningkat dibandingkan biaya awal ia menyewa ruangan itu. Pembelinya sebagian besar merupakan pedagang kecil-kecilan (70%).

Berlokasi di ruang usaha yang relatif sempit serta ukuran barang yang juga relatif kecil sangat memungkinkan adanya tindak kecurangan oleh para pembeli. Pernah satu kali Dadang melihat langsung tindakan kecurangan yang dilakukan oleh pembelinya. Dengan bijaksananya ia tidak menegur si pembeli langsung, tetapi memasukkan hitungan ke dalam bon. Pada saat pembayaran, si pembeli bertanya bagaimana perhitungan jadi seperti itu, ia langsung menunjukkan barang yang diambil. Mungkin keyakinannya yang begitu kuat dan cara pendekatan yang baik membuat ia diterima denganbaik oleh masyarakat setempat, meski ia bukan penduduk asli di tempat itu.

Dadang hanya memiliki satu staf yang masih merupakan saudaranya. Istrinya juga berjualan makanan di rumah. Dadang memiliki 5 orang, anak paling besar sudah kelas III SMP. Kondisi ini juga yang menyebabkan Bapak Dadang harus menjalankan usaha ini sendiri, dikarenakan anak Pak Dadang yang paling besar harus membantu ibunya dan menjaga adik-adiknya. Sementara ia sendiri sebenarnya masih kekurangan tenaga kerja. Kalau menambah pegawai dari tetangga, ia kurang percaya, dan juga rata-rata orang muda disana sudah punya kegiatan atau pekerjaan di pabrik yang dekat dengan lokasi.

Untung bersih yang diperoleh Dadang tiap bulannya sebesar Rp 4.000.000. Namun keuntungan ini langsung dipoto