logo mruf

 

Dewan Pembina

Razif H. Uno


Razif H. Uno

 

Lahir di Gorontalo, 1 Maret 1936, Razif H. Uno merupakan seorang professional di perusahaan Caltex, yang kini telah berganti nama menjadi Chevron. Pria yang akrab disapa Henk ini menempuh pendidikan teknik sipil Institut Teknologi Bandung. Henk Uno merupakan tokoh dibalik layar kesuksesan istrinya, Mien R. Uno, dan anak-anaknya, Indra C. Uno dan Sandiaga S. Uno. Ia juga merupakan sosok kepala keluarga yang amat cinta kepada keluarganya. Kecintaannya kepada keluarga mendorong Henk Uno untuk mengesampingkan egonya demi mendukung karir sang istri dan mendidik putra-putranya, hingga mampu menjadi pengusaha sukses seperti saat ini.

Henk Uno juga dikenal sebagai sosok yang begitu cinta kepada tanah kelahirannya, Gorontalo. Setelah undur diri dari dunia profesional, Henk banyak meluangkan waktu menengok kota asalnya untuk sekedar bernostalgia, ataupun mencari inspirasi. Suatu hari ketika tengah berada di Gorontalo, Henk Uno berkesempatan menghadiri sebuah seminar di salah satu Universitas disana. Berdasarkan pengamatannya, Henk melihat adanya ketimpangan yang cukup besar dalam bobot diskusi seminar di Gorontalo, dibandingkan dengan seminar di Jakarta, yang disebabkan oleh ketidakmerataan akses dan kualitas pendidikan diberbagai daerah di Indonesia.

Berangkat dari permasalahan inilah, dirinya bersama dengan istri dan kedua putranya memprakarsai sebuah Yayasan yang pada awal berdiri, berfokus memberikan dukungan pendidikan kepada anak-anak muda di Indonesia, yang diberi nama Mien R. Uno Foundation. Seiring berjalannya waktu Mien R. Uno Foundation memfokuskan diri dalam mengembangkan wirausaha muda dari kalangan mahasiswa melalui program beasiswa wirausaha mahasiswa MRUF ENVOY. Kini, bersama dengan Mien R. Uno Foundation, Henk terus menyebarkan teladan dan inspirasi bagi masyarakat luas.

Diusianya yang ke 79 tahun, Henk Uno sukses menerbitkan buku biografi yang berjudul “Uno: Demi Generasi yang Lebih Baik”. Buku ini berisikan perjalanan hidupnya, termasuk lika-liku dalam membangun keluarga. Lewat buku ini Henk Uno berharap, semakin banyak orang yang sadar bahwa untuk melahirkan generasi emas, dibutuhkan usaha, pengorbanan, dan cinta kasih yang luar biasa, demi generasi yang lebih baik.


Dewan Pembina

Lahir di Indramayu pada tanggal 23 Mei 1941, Mien R. Uno merupakan salah satu tokoh pendidik dan pakar etiket Indonesia. Dirinya menempuh pendidikan jurusan administrasi pendidikan di IKIP Negeri Bandung, dan berhasil meraih gelar sarjana pada tahun 1965. Wanita yang akrab disapa Mien ini kemudian menikah dengan Razif H. Uno, dan dikaruniai dua orang putra, Indra Cahya Uno dan Sandiaga Salahuddin Uno. Bersama suami dan dua orang putranya, Mien sempat menghabiskan waktu selama 10 tahun sebagai ibu rumah tangga di sebuah daerah terpencil di Riau, guna mendampingi sang suami yang saat itu bekerja di perusahaan minyak Caltex.

Pada tahun 1973, sekembalinya ke ibu kota, Mien Uno memulai karir profesionalnya sebagai pengajar di Martha Tilaar Beauty and Gallery. Dari sini pula, dirinya dipercaya mengelola dan membawakan beberapa acara bertajuk wanita dan bisnis di stasiun televisi nasional. Karir Mien Uno semakin cemerlang manakala ia aktif menjadi pengajar dan penceramah diberbagai sesi tentang etiket dan pengembangan diri, baik di Indonesia, maupun di luar negeri.
Kerja keras dan keuletan Mien Uno, membuahkan hasil manis. Dirinya berhasil meraih berbagai penghargaan antara lain, Wanita Berbusana Terbaik 1985 oleh Majalah Mode; Recognition of Excellent 1987 dan The Most Outstanding Performance 1988; Public Figure 1990; Top Executive Indonesia 1992-1993; Citra Wanita Pembangunan Indonesia 1994; Indonesia Woman of The Year 1996; Citra Abadi Pembangunan Nasional 1996; dan beragam penghargaan bergengsi lainnya.
Tidak hanya itu, Mien Uno juga telah banyak menghasilkan buku diantaranya, Cermin Diri I, Cermin Diri II, Menjadi Wanita Indonesia, Etiket Sukses Membawakan Diri di Segala Kesempatan, Buku Pintar Etiket Untuk Remaja, Buku Pintar Etiket Hijau, dan Kebaya Ku. Kini, bersama dengan Anita R. Tanjung, dirinya mendirikan lembaga pendidikan Duta Bangsa, serta bersama keluarganya aktif membina Mien R. Uno Foundation sebagai yayasan yang bergerak dalam bidang pendidikan kewirausahaan untuk generasi muda Indonesia.

Mien R. Uno


Mien R. Uno

 


Dewan Pengawas

Sandiaga S. Uno


Sandiaga S. Uno

 

Lahir di Rumbai, 28 Juni 1969, Sandiaga Salahudin Uno merupakan anak kedua dari pasangan Razif H. Uno dan Mien R. Uno. Pria yang akrab disapa Sandi ini merupakan seorang pengusaha yang sangat sukses, dan salah satu tokoh yang sangat berperan dalam perkembangan dunia wirausaha di Indonesia. Sejak usia muda, Sandi Uno dikenal sebagai sosok yang cerdas dan tekun. Ia menamatkan pendidikan S1 nya di Wichita State University di Kansas, Amerika, dan berhasil lulus dengan predikat Summa Cum Laude. Setelah itu, ia mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan studinya dari perusahaan tempatnya bekerja, di George Washington University, Amerika Serikat, dan lulus dengan IPK sempurna 4.00.

Sebelum terjun di dunia usaha, Sandi Uno merupakan seorang professional yang memiliki karir gemilang di beberapa perusahaan internasional. Diusianya yang masih terbilang muda, ia dipercaya menjadi Executive Vice President di NTI Resources Ltd yang berbasis di Kanada. Namun, roda kehidupan berputar. Krisis moneter global yang menghantam perekonomian dunia pada tahun 1997, berimbas pada perusahaan tempatnya bekerja. Perusahaan tersebutpun gulung tikar, dan melakukan PHK besar-besaran, termasuk pada dirinya.

Setelah di PHK, Sandi Uno pun memilih kembali ke Indonesia. Di tanah air, ia mencoba mencari pekerjaan baru, namun hasilnya tidak seperti yang diharapkan. Ia bahkan harus menelan pil pahit, ditolak 25 perusahaan. Kondisi ini akhirnya mendorong Sandi Uno untuk merubah mindset dari karyawan menjadi pengusaha. Debutnya didunia usaha dimulai dengan mendirikan sebuah perusahaan konsultasi keuangan yang diberi nama PT. Recapital Advisors pada tahun 1997, bersama dengan sahabatnya Rosan Perkasa Roeslani. Setahun kemudian, bersama dengan Edwin Soeryadjaya, ia mendirikan PT. Saratoga Investama Sedaya, yang kemudian menjadi salah satu perusahaan investasi terbesar di Indonesia.

Berkat kerja keras dan keuletannya, kini Sandi Uno telah memiliki dan memimpin banyak perusahaan diantaranya Saratoga Capital, PT Tower Bersama Infrastruktur Group Tbk, PT Adaro Energy Tbk, PT Recapital Advisor, dan masih banyak lagi. Kesuksesan yang diraih di usia muda tak membuat Sandi Uno lupa untuk menebar manfaat untuk masyarakat luas. Ayah dari tiga anak ini, kerap berbagi kisah suksesnya dalam membangun bisnis pada berbagai forum dan diskusi lokal maupun nasional. Tidak hanya itu, ia juga aktif mendukung berbagai kegiatan pengembangan pemuda dan kewirausahaan, salah satunya Mien R. Uno Foundation.

Sandi Uno merupakan sosok panutan bagi generasi muda Indonesia. Kesuksesan yang diraihnya tentunya tidak lepas dari prinsi kerja 4AS (Kerja Keras, Kerja Cerdas, Kerja Tuntas, Kerja Ikhlas) yang selalu ia terapkan diberbagai aktifitas bisnis maupun kehidupannya. Prinsip 4AS inilah yang kemudian banyak menginspirasi masyarakat Indonesia, khususnya para wirausaha muda.


Ketua Yayasan

Lahir di Rumbai, 2 April 1967, Indra Cahya Uno dikenal sebagai penggiat social entrepreneurship di Indonesia. Pria yang akrab disapa Indra ini, menempuh pendidikan master bisnis di Marshall School of Business, University of Southern California, dan lulus pada tahun 2000. Beberapa tahun kemudian, ia melanjutkan pendidikan doctoral di Fakultas Ekonomi, Universitas Indonesia, dan berhasil meraih gelar doctor pada tahun 2013. Indra Uno banyak menghabiskan waktu di dunia management and consulting. Dirinya kerap dipercaya menjadi konsultan diberbagai perusahaan besar di Indonesia. Pada tahun 2006, dirinya mendirikan sebuah perusahaan konsultan yang diberi nama TPS Consulting Indonesia.

Tidak hanya berkecimpung di dunia consulting, Indra Uno juga turut berkecimpung dalam dunia bisnis. Dirinya menjadi komisaris dibeberapa perusahaan nasional diataranya PT Cakrawala Andalas Televisi (ANTV), PT Informasi Teknologi Indonesia (Jatis Mobile), dan PT Saratoga Investama Sedaya, Tbk. Ia juga turut bergabung diorganisasi bisnis dan kerap menjadi pembicara disejumlah seminar tentang etika bisnis, manajemen strategis, leading change, hingga change management.

Mengikuti jejak sang ibu sebagai pendidik, anak sulung dari Mien R. Uno ini juga turut berkecimpung di dunia pendidikan. Ia pernah menjadi pengajar diberbagai universitas, salah satunya di Program Magister Manajemen Universitas Indonesia dan Program Magister Manajemen Universitas Binus. Passion-nya di dunia pendidikan, mendorongnya mendirikan Mien R. Uno Foundation bersama keluarganya pada tahun 2000. Tidak hanya itu, pada tahun 2011 hingga sekarang, dirinya juga dipercaya menjadi wakil ketua di Budi Luhur Foundation yang merupakan yayasan yang menaungi Garuda Cendikia Junior and Senior High School.

Indra Uno merupakan sosok inspiratif yang menempatkan pendidikan, bisnis, dan sosial dalam porsi yang seimbang. Kini, melalui Mien R. Uno Foundation, Indra Uno terus berupaya mendorong terciptanya wirausaha muda dari kalangan terdidik, yang mampu hidup mandiri dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Indra C. Uno


Indra C. Uno

 


Sekretaris Yayasan

Catharina Latjuba


Catharina Latjuba

 

Lahir di Jakarta pada 11 Februari, Catharina Latjuba merupakan seorang professional di PT. Saratoga Investama Sedaya. Dirinya menjabat sebagai Head of Corporate Communication and CSR sejak tahun 2013 hingga sekarang. Wanita yang akrab disapa Catharina ini menempuh pendidikan sarjana di San Jose State University, dengan konsentrasi studi manajemen sistem informasi. Dirinya kemudian melanjutkan studi di New York University, dan berhasil menyandang gelar master dalam bidang TV and Film Production. Lama hidup di Amerika, tidak membuat wanita berdarah Sulawesi ini lupa pada tanah airnya. Setelah meraih gelar master, Catharina memutuskan untuk kembali ke Indonesia, dan memulai karirnya sebagai professional di berbagai perusahaan nasional.

Kerja keras dan totalitas dalam bekerja, mengantarkan Catharina pada karir yang cemerlang hingga dipercaya menempati posisi strategis di perusahaan. Selain berkecimpung dalam bidang professional, Catharina juga aktif dalam bidang pengembangan sumber daya manusia. Dirinya merupakan seorang Master NLP Practitioner, sekaligus coach disalah satu lembaga coaching ternama, Coach Ericson. Kesibukannya sebagai wanita karir dan coach tidak menghalangi semangatnya untuk berperan dalam bidang sosial. Passionnya dibidang ini mendorongnya untuk bergabung pada kegiatan kerelawanan (volunteering) sejak usia muda. Dimasa sekolah, dirinya pernah bergabung dibeberapa organisasi sosial seperti New York Care yang berpusat di New York, dan Yayasan AIDS Indonesia, yang berpusat di Jakarta.

Catharina merupakan sosok yang amat peduli pada orang-orang disekitarnya. Dirinya merasa senang manakala bisa membantu dan memberikan yang terbaik untuk orang lain. Hal inilah yang mendorong untuk terlibat aktif di Mien R. Uno Foundation sebagai Sekretaris Umum, sejak tahun 2013. Bersama Mien R. Uno Foundation, ia terus berupaya mendorong wirausaha muda agar bisa mandiri dan mampu memberikan dampak baik bagi orang-orang disekitarnya. Ia yakin, semakin banyak anak-anak muda yang mandiri melalui wirausaha, akan semakin baik pula kondisi sosial masyarakat Indonesia, sekarang dan dimasa yang akan datang.


Bendahara Yayasan

Lahir di Jakarta, 26 November 1968, Panji Gurnadi Danuhusodo merupakan seorang professional di beberapa perusahaan nasional. Pria yang akrab disapa Panji ini menjabat Manager Community Development di PT Provident Agro, Tbk sejak 2006 silam. Ia juga menjabat sebagai komisaris di PT Global Inti Laksana dan PT Banyan Tumbuh Lestari, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan terkhusus di eksplorasi kelapa sawit di wilayah Gorontalo.

Pria kelahiran 48 tahun silam ini menempuh pendidikan formalnya di Universitas Trisakti, jurusan Manajemen, dan berhasil menyelesaikan studinya pada tahun 1994. Dirinya bergabung pada beberapa organisasi seperti Kamar Dagang Indonesia (KADIN), menjabat sebagai Wakil Ketua Komite Tetap bidang UKM pada tahun 2005, serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia, sebagai Ketua Lembaga Jasa Keuangan pada tahun 2015.

Kemahirannya dalam mengatur keuangan, serta passionnya dalam bidang sosial mengantarkan dirinya bergabung di Mien R Uno Foundation pada tahun 2008 sebagai Bendahara Umum sejak 2008 silam. Bersama Mien R Uno Foundation, ia berharap dapat memberikan kontribusi yang bagi pengembangan generasi muda Indonesia melalui entrepreneurship, sehingga mendorong kemandirian dan perkembangan ekonomi di Indonesia.

Panji Gurnadi Danuhosodo


Panji Gurnadi Danuhosodo