Bantu Usaha Kecil Berstrategi Marketing

Bantu Usaha Kecil Berstrategi Marketing

Di era yang makin kompetitif, daya saing dan penetrasi pasar menjadi faktor penting bagi pelaku usaha untuk bertahan atau meningkat skala usahanya.  Sayangnya banyak sekali usaha mikro yang memiliki keterbatasan untuk mempelajari secara khusus strategi pemasaran yang tepat .  Biasanya mereka mengandalkan pada pengalaman pribadi atau pelaku usaha lain yang dikenal.

Hal ini juga dialami oleh para peserta program “Perempuan Hebat , Perempuan Mandiri” , program yang merupakan bagian dari Corporate Social Responsibility (CSR) PT. Saratoga Investama Sedaya, Tbk.  Perusahaan yang bergerak dalam bidang private equity tersebut mempercayakan pengelolaan program yang menyasar ibu-ibu dan remaja yang menekuni bisnis dalam bidang kuliner kepada MRUF.  Untuk membantu para peserta program, MRUF menyelenggarakan Pelatihan Marketing.

Pelatihan yang diselenggarakan di Auditorium Universitas Muhamadiyah Jakarta pada tanggal 30 Agustus 2015 diikuti oleh lebih dari 40 peserta program dari area Ciputat, Tanah Abang dan sekitarnya.  Mereka memiliki beragam usaha mulai dari warung makan, penjual kue, penjual makanan ringan sampai jasa katering.

Pada pelatihan ini, peserta mendapatkan wawasan dan pengalaman mengenai strategi marketing sederhana sampai dengan teknik promosi sederhana dengan biaya rendah. Peserta juga mendapatkan gambaran mengenai hal-hal kecil yang dapat dilakukan di dalam warung atau kiosnya agar menimbulkan efek word of mouth yang positif untuk menguatkan brand dan positioningnya.

Dibawakan dengan bahasa sederhana, para peserta yang mayoritas tidak mengenyam pendidikan tinggi, bahkan ada yang hanya lulus sekolah dasar memahami materi yang disampaikan trainer.  “Mengajarkan materi yang biasanya dipelajari di bangku kuliah kepada para para Ibu-ibu  merupakan tantangan tersendiri,” ujar Muhammad Setiawan CEO Most Indonesia yang berkesempatan berbagi ilmu kepada para peserta.  Tapi dia merasa senang bahwa pada akhirnya mereka mengerti, meskipun tidak seluruhnya.

Corporate Communication Saratoga Catharina Latjuba yang hadir dalam kegiatan tersebut menyatakan senang atas semangat ibu-ibu untuk belajar.  Dia berharap bahwa pelatihan ini dapat meningkatkan penjualan para peserta.

Pelatihan ini berhasil menginsipirasi para peserta untuk meniru apa yang telah dilakukan oleh pelaku usaha lain sebagaimana diceritakan oleh para trainer.  Mereka menyadari bahwa usahanya memiliki kelemahan tapi juga memiliki kekuatan yang bisa ditonjolkan.

Dalam sesi evaluasi, terlihat muncul berbagai rencana dari peserta mulai dari membuat spanduk, menyediakan menu baru, meningkatkan kebersihan sampai membuka cabang.

Comments

Article by: Admin MRUF