Bekali Pelatihan Keuangan Para Wirausahawan Muda

Bekali Pelatihan Keuangan Para Wirausahawan Muda

Pengemudi yang baik dapat menganalisa bagaimana kondisi mobilnya dari indikator-indikator yang ada pada dashboard. Di dalam dunia bisnis, dashboard merupakan laporan keuangan dari unit bisnis yang dijalani, karena laporan keuangan memberikan indikator bagaimana performa secara riil kondisi dan keadaan setiap bisnis yang dijalankan oleh para pengusaha.

Seorang pengusaha harus mengetahui bagaimana kondisi dashboard-nya, jika pengusaha tidak tahu bagaimana membaca indikator yang ada pada dashboard-nya yaitu laporan keuangan, maka bagaimana mungkin seorang pebisnis mampu menjalankan dan mengendalikan bisnisnya untuk mencapai tujuan. Tidak sedikit perusahaan tumbang karena pemiliknya tidak memberikan perhatian pada laporan keuangan.

Menyadari pentingnya laporan keuangan dalam berbisnis, MRUF membekali para mahasiswa MRUF Envoy dengan memberikan pelatihan “Financial for Entrepreneur, Cash is King”. Pelatihan dilaksanakan pada tanggal 29 Mei – 2 Juni 2014 di Kota Surabaya. Para mahasiswa dibekali berbagai macam ilmu keuangan, seperti bagaimana mengenal jenis-jenis transaksi bisnis, membuat laporan keuangan dan dasar-dasar pengambilan keputusan strategis dalam manajemen keuangan.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode workshop dan games-games interaktif agar para mahasiswa mampu mencatat laporan keuangan bisnis yang dijalani dengan membuat neraca, laporan rugi laba dan laporan arus kas. Mahasiswa diajarkan untuk memahami pengolahan setiap transaksi bisnis karena setiap transaksi akan memberikan pengaruh pada neraca, laporan rugi laba dan laporan arus kas.

Dengan membekali para mahasiswa peserta program MRUF Envoy, MRUF berharap mahasiswa mampu menerapkan ilmu-ilmu yang diberikan pada pelatihan ini, yaitu para mahasiswa mampu memanage keuangan dan bisnisnya agar dapat terus melaju kedepan menjadi wirausahawan yang sukses.

Ermaya Puspita, salah satu mahasiswa yang memiliki usaha di industry pakaian yaitu butik baju muslim “Aurora” menyatakan sangat terbantu dengan pelatihan keuangan yang diberikan. Dirinya mengatakan bahwa selama ini ia hanya sebatas mencatat pengeluaran dan penerimaan saja, namun kini ia bisa menelaah diferensiasi antara biaya dan komponen harga pokok. Sementara itu, mahasiswa lain bernama M. Lawi yang memiliki usaha di industry pangan menyatakan bahwa dengan pelatihan keuangan membuat dirinya ia lebih mudah untuk memahami laporan keuangan dibandingkan saat di bangku kuliah mempelajari akuntansi.

Comments

Article by: writer

You may also like these posts
Kenali Bisnismu di Training 2 MRUF ENVOY VIIIMelihat Langsung Usaha Pengembangan Industri kreatif di Rumah Batik TBIG