Company Visit Agrindo Suprafood: Model Bisnis Supplier Perusahaan Besar

Company Visit Agrindo Suprafood: Model Bisnis Supplier Perusahaan Besar

Tanggal 6 Desember 2013, dalam rangkaian Training II Business Mastery, MRUF diberi kesempatan untuk melakukan company visit ke CV Agrindo Suprafood. Agrindo Suprafood milik Heri Supratikno ini merupakan produsen nata de doco terbesar di Indonesia. Pada kunjungan ini, para mahasiswa belajar model bisnis B to B dengan klien perusahaan-perusahaan besar.

Matahari yang sangat menyengat waktu itu, membuat cuaca menjadi panas, tidak menyulutkan api semangat mahasiswa dalam berburu ilmu.

Untuk membuat nata de coco dengan kualitas yang sangat baik, bukan halangan bagi Heri yang berlatarbelakang pendidikan Teknik Kimia dari Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Dengam latar belakang pendidikan tersebut ia berhasil menemukan spesifikasi nata yang memenuhi syarat atau yang dinyatakan berkualitas, yaitu dengan ukuran nata ± 25 x 35 cm, ketebalan nata ±1 cm, lembaran nata yang rata atas dan bawah, tidak berlubang dan tidak berjamur.

Oleh karena itu, PT Indofood mempercayakan kepada Agrindo sebagai pemasok utama nata. Dari kerjasamanya yang diakui baik oleh PT Indofood, Agrindo mengembangkan usahanya untuk memproduksi produk jadi yang siap minum dengan bahan nata.

Nata yang dibutuhkan sangat besar dalam segi kuantitas, karena selain menjadi pemasok tunggal PT Indofood, juga membutuhkan nata untuk produksi produk minumannya, sehingga Agrindo memberdayakan masyarakat desa untuk dalam memproduksi nata sehingga meningkatkan taraf ekonomi dari masyarakat sekitar.

Mahasiswa merasa sangat beruntung dapat bertemu sang pemilik, dapat melihat langsung proses produksinya. “Entrepreneur itu harus bermental pemburu, namun pemburu yang cerdas. Memburu peluang yang belum dilihat orang”, kalimat tersebut merupakan kalimat yang melekat dibenak mahasiswa, yang menurut mereka sangat menginspirasi.

Heri juga berpesan kepada mahasiswa bahwa menuntut ilmu (pendidikan formal) itu sangat penting bagi pengusaha. Walau kuliah Heri sempat tertunda, namun ia dapat berjuang untuk menyelesaikannya, karena ia yakin bahwa pendidikan formal sangat mendukung suksesnya menjadi pengusaha.

Dari kunjungan ke Agrindo Suprafood, mahasiswa memperoleh banyak ilmu, salah satunya adalah bahwa menjadi entrepreneur tidak hanya menyejahterakan diri sendiri, namun ada tujuan lain yang sangat mulia, yaitu membantu menyejahterakan masyarakat sekitar. Hal tersebut membuat mahasiswa menjadi tertantang untuk membangun usahanya masing-masing dan menyejahterakan masyarakat disekitarnya. Mahasiswa pun semakin yakin untuk menjadi entrepreneur dan membangun negeri dengan menyejahterakan masyarakat sekitar.

Comments

Article by: admin