Pengusaha Harus Bekerja Minimal 10 Jam Sehari

Pengusaha Harus Bekerja Minimal 10 Jam Sehari

Menutup training “Marketing Mastery” pada tanggal 4 sampai 7 Februari 2015, mahasiswa program MRUF Envoy melakukan kunjungan ke Deepublish, sebuah perusahaan penerbit yang berlokasi di wilayah Kaliurang, Yogyakarta. Disini para mahasiswa diajak untuk berbagi kisah dan pengalaman bisnis secara langsung bersama pemiliknya yaitu An-Nuur Budi Utama.

Mengawali bisnisnya dari sebuah usaha fotocopy di bulan November 2009 lalu, ia mengembangkan bisnisnya menjadi penerbit pada bulan Februari 2010 dan mampu meraup omzet hingga ratusan juta rupiah.“Bisnis itu soal melihat peluang, saat ada peluang kamu harus jeli untuk bisa mendapatkan profit sebesar-besarnya,” ungkap lelaki semester akhir Universitas Gadjah Mada ini.

Baginya bisnis bukan berdasarkan passion tapi kebutuhan pasar. Dengan jumlah mahasiswa berada di Yogya mencapai 400.000, buku menjadi kebutuhan dan peluang yang sangat menjanjikan.

Ia melakukan strategi marketing secara offline dan online. Selain tim marketing inti, ia melibatkan orang luar mulai dari dosen, mahasiswa sampai buzzer. Deepublish sudah melayani penerbitan lebih dari 500 buku yang mayoritas bertema pendidikan dan ditulis oleh dosen-dosen dari perguruan tinggi di Yogyakarta.

Meski masih mahasiswa, AnNuur memiliki sejumlah karyawan dengan mayoritas pendidikan S1. Ia sadar harus menerapkan manajemen yang baik agar dapat mengelola karyawannya.

Agar berjalan optimal, pengusaha membangun sistem.   Setiap orang harus diatur tugas dan perannya dalan perusahaan. Jika tidak jelas, maka target dan efisiensi sulit dicapai. “Dalam mengatur pegawai, saya harus memiliki sistem yang bagus. Agar kualitas layanan kami bisa tetap terjaga. Di perusahaan saya setiap masalah yang dihadapi pasti dikembalikan kepada sistem. Jika ada sesuatu yang harus diperbaiki, maka saya memperbaiki sistemnya,” terangnya saat ditanya mengenai sistem kepegawaian di perusahaannya.
Menurut An Nuur, salah satu kriteria entrepreneur yang sukses adalah memiliki kebebasan waktu selain kebebasan finansial, sehingga ia tidak lagi keberatan jika harus meluangkan sekian banyak waktunya untuk bertemu keluarga, berbagi cerita bersama teman, ataupun sekedar liburan. Hal ini dikarenakan bisnisnya sudah memiliki sistem yang menjaga agar perusahaanya tetap sustainable.

Kepada para mahasiswa MRUF Envoy ia berpesan jika ingin bisnis yang dijalani sukses, harus mempergunakan waktu minimal 10 jam untuk kegiatan bisnis. Seorang pengusaha, tidak perlu memikirkan yang terlalu teknis. Ia menggambarkan pekerjaan pengusaha adalah berpikir keras bagaimana memajukan dan mengatasi masalah usaha dari bangun tidur sampai menjelang tidur.

Comments

Article by: Admin MRUF