Dudi Abu Bakar, Bisnis Dimulai dari PHK

Dudi Abu Bakar, Bisnis Dimulai dari PHK

Dudi Abubakar, memulai berwirausaha karena terpaksa, diawali dari pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dialaminya saat bekerja di PT. DI. Dia lalu memilih untuk berjualan kue, tetapi hal ini tidak berlangsung lama karena prospek yang ia rasakan kurang bagus. Kemudian pada tahun 2004, usaha print foto menjadi pilihan Dudi, walaupun ia sama sekali tidak mengerti tentang komputer. Agar bisa menjalankan usaha ini Dudi merekrut orang yang mengerti teknis print foto.  Mulai saat itu bisnisnya berkembang sampai sekarang.

Bermodalkan  sewa tempat di kawasan Jalan Peta dan beberapa buah printer, Dudi menangkap peluang dari banyaknya mahasiswa Akper Imanuel.  Saat ini usahanya telah berkembang pesat, ia telah memiliki empat orang karyawan. Usahanya pun merambah tidak hanya foto copy dan print saja,  tetapi juga mencetak kartu nama, stiker, undangan, dan cetak lain yang berbahan dasar kertas.

Dudi telah beberapa kali meminjam ke BMT Mitra Sadaya Bandung yang merupakan mitra MRUF, , jumlah pinjamannya yang terakhir senilai Rp3.000.000 saat ini usahanya telah berkembang dan memiliki asset senilai Rp100.000.000 antara lain dalam bentuk mesin foto copy, printer kecil, printer besar, dan beberapa unit komputer.

Layanan unggulannya adalah cetak kartu nama ekspres, yang bisa selesai dalam waktu 15 menit dengan harga yang murah yaitu Rp. 25.000. Dikenal sebagai pencetak kartu nama yang cepat, banyak konsumen datang termasuk dari luar kota.  Menurut Dudi kartu nama sangat penting bukan hanya untuk pengusaha tapi juga untuk profesi lain.  Ada kalanya orang tidak menyadari kartu namanya habis atau ketinggalan sehingga dia menyediakan layanan cetak cepat.  Saat ini minimal ada pesanan sekitar 10 box kartu nama per hari. Dudi bercita-cita lebih mengembangkan usaha dengan membuka cabang di tempat lain. (AR)

Comments

Article by: admin