ilearn Entrepreneurship Course

ilearn Entrepreneurship Course

Kedutaan Besar Amerika Serikat Jakarta dan University of Texas bekerjasama dengan Universitas Trisakti, mengadakan ilearn Entrepreneurship Course. Mien R. Uno Foundation terlibat dalam acara ini sebagai co-sponsor acara . Kursus entrepreneurship ini berlangsung selama 7 minggu mulai tanggal 5 November 2012 hingga 17 Desember 2012 dan bertujuan untuk membantu mahasiswa dan pengusaha pemula memulai ataupun menjalankan usaha mereka. Para peserta mendapatkan materi seperti menilai kompetisi, memvalidasi pasar, dan inovasi bagaimana meningkatkan peluang sukses dalam meluncurkan produk.
Pada tanggal 28 Januari 2013 diadakan kompetisi pitching sebagai penutup kursus iLearn Entrepreneurship ini. Ada 7 finalis dari 20 peserta yang mendaftarkan bisnisnya pada kompetisi pitching yang akan dipresentasikan di depan dewan juri. Untuk dewan juri dalam acara tersebut, di antaranya; Rahimah Abdulrahim-Executive Director, The Habibie Center; Sati Rasuanto-Managing Director, Endeavor Indonesia; Muhammad Maulana-Managing Director, Uno Kapital; Dimas Sandy Yuditya-Liason Officer, Business Innovation Center; Jim Carouso-Economic Counselor, U.S. Embassy Jakarta. Wakil Duta Besar Amerika untuk Indonesia Kristen Bauer mengatakan potensi wirausaha di Indonesia sangat besar dan perlu adanya dorongan untuk membuat semakin banyaknya wirausaha yang bermunculan di negeri ini. “Indonesia memiliki potensi pewirausaha yang besar tapi belum banyak warganya menggeluti dunia usaha seperti di negara kami dengan entepreneur yang banyak dan mapan,” ujarnya kepada wartawan. Dia pun menuturkan kembali bahwa pihaknya akan bersedia membantu dan memfasilitasi agar para calon wirausahawan sanggup berkembang layaknya di AS. “Kami berusaha memberikan `alat` seperti kompetisi `iLearn Enterpreneurship` agar bisa mereka pakai untuk berkarya dalam dunia usaha,” tuturnya.

Dalam ajang ini Nol Derajat Indonesia (NDI) terpilih menjadi juara. Nol Derajat Indonesia diwakili oleh Ajeng Rahmani Rijadi adalah komunitas pengatur perjalanan atau liburan. Keunggulan mereka adalah menciptakan pariwisata berwawasan lingkungan dan kearifan lokal. Juara kedua diraih oleh Elfitra Mercredi Augustin, mahasiswa ITB, melalui ide terapi seni “SAIA Children’s Art School”. Sementara di posisi ketiga, Naftaly Kitty dengan “Madison English Club” yang menawarkan kursus bahasa Inggris dengan konsep baru.

Comments

Article by: admin