Jangan Hanya Melayani Konsumen, Tetapi Juga Supplier

Jangan Hanya Melayani Konsumen, Tetapi Juga Supplier

Pak Lukman Hakim, pengusaha Keripik Balado Ummi Aufa Hakim, bercerita bahwa ia hanya meneladani Rasulullah Muhammad SAW dalam berdagang. Jalan profesi yang diambil Muhammad SAW itu bisa ditiru oleh siapa pun, yakni menjadi pedagang. Lain halnya dengan Nabi Sulaiman yang berprofesi sebagai raja atau Nabi Yusuf yang berprofesi sebagai perdana menteri, kedua profesi tersebut tidak bisa diikuti oleh sebagian besar orang. Profesi pedagang bisa dijalani oleh siapa pun. Dalam acara sharing bersama mahasiswa Mien R. Uno Foundation, Pak Lukman berbagi pengalamannya menjadi pedagang.

Banyak pengusaha beranggapan bahwa “pembeli adalah raja,” pemasok biasanya kurang diperhatikan. Seringkali para pengusaha menunggak pembayaran bahan baku kepada pemasok. Pengusaha merasa pemasok yang seharusnya melayaninya. Pak Lukman pernah merasakan manfaat melayani pemasok dengan baik. Ketika bahan baku keripik sedang sulit, pemasok mengutamakan kebutuhan Pak Lukman karena ia selalu memenuhi kewajiban tepat waktu. Alhasil pasokan bahan bakunya tidak terputus dan usaha dapat terus berjalan. Pengusaha perlu memperlakukan konsumen dan pemasok sama baiknya agar usaha bisa terus berkembang.

Entrepreneur akan selalu dihadapkan pada tantangan. Pak Lukman berpesan agar kita memiliki keyakinan bahwa di balik kesulitan pasti ada kemudahan. Semakin besar kesulitan yang kita hadapi, semakin besar pula kemudahan yang akan kita terima. Ketika harga bahan baku meningkat, omzet Pak Lukman justru meningkat. Setelah diteliti, ternyata para kompetitor memilih untuk tidak berproduksi selama harga bahan baku tinggi sementara Pak Lukman konsisten berproduksi. Maka dari itu, banyak pelanggan pesaingnya beralih menjadi pelanggan Pak Lukman. Mental inilah yang membuat usaha Pak Lukman kini semakin maju.

Comments

Article by: admin