Keuletan Noviyanto Agung Mengelola Usaha Percetakan

Keuletan Noviyanto Agung Mengelola Usaha Percetakan

 

Berawal dari usaha kecil-kecilan bersama rekan-rekannya semasa kuliah, Novianto memantapkan tekad membuka bisnis percetakan. Berbekal relasi dan pengalaman yang dimiliki, Novi—demikian nama panggilannya—aktif mengajukan proposal-proposal sehingga ia sekarang sudah memiliki banyak kontrak panjang dengan beberapa perusahaan. Dengan demikian ia memiliki order dan pendapatan tetap setiap bulannya.

Menjalin hubungan baik dengan mitra dan pelanggannya memang merupakan strategi bisnis yang diterapkan Novi agar tetap bertahan di bidang percetakan yang kini semakin diminati. Berkat keuletannya menjalankan usaha ini selama 10 tahun, kini ia telah memperluas usahanya ke bidang penerbitan buku yang sudah dipasarkan secara umum. Saat ini ia sudah mempunyai CV sendiri yang baru saja terbentuk di Jakarta. CV ini bahkan sudah berbadan hukum.

MRUF memberikan fasilitas pembiayaan kepada Novi melalui BMT Mitra Sadaya. Pinjaman kemudian dimanfaatkan Novi untuk mengerjakan pemesanan dalam jumlah besar karena biasanya pemesan hanya menyediakan uang muka.

Meski berlokasi di sebuah gang, usaha percetakan Novi—yang juga merupakan tempat tinggalnya—dapat menghasilkan keuntungan signifikan setiap bulannya. Kliennya rata-rata adalah perusahaan atau institusi sehingga tidak perlu lokasi di pinggir jalan. Dengan cara berbisnis seperti ini, asset yang dimilikinya pun sudah mencapai Rp. 300.000.000.

Usaha Novi juga memberi kesempatan bagi tenaga kerja lain. Saat ini ia memiliki 2 staf, 1 staf tetap, dan 1 staf yang bersifat kontrak atau dipekerjakan bila ada proyek besar. Bahkan bila ada proyek untuk pembuatan undangan, Novi mempekerjakan ibu-ibu rumah tangga di sekitar rumahnya untuk melipat kertas undangan atau memasukkan ke dalam plastik.

Novi memiliki keinginan dalam mengembangkan usahanya yaitu ingin memiliki mesin percetakan sendiri yang relatif mahal, karena tiap ada proyek percetakan dalam skala besar, ia harus mengupahkan kepada orang lain lagi.

Comments

Article by: admin