Serious Leaders are Serious Readers

Serious Leaders are Serious Readers

“Kerja keras dan gemar membaca” ucap Sandiaga Uno dengan penuh percaya diri. Kerja keras dan gemar membaca adalah resep rahasia menuju kesuksesan. Semua orang tentu ingin sukses di jalan yang ia tempuh. Tidak terkecuali para entrepreneur muda dan baru. Namun terkadang sebagai manusia, kesabaran seorang entrepreneur diuji ketika kesuksesan tersebut tertunda. Tanpa mental positif dan kuat, kesuksesan yang tertunda dapat mematahkan seseorang dengan sangat mudah sehingga semakin menjauhkan kita dari kesuksesan. Sehingga terkadang kita mempertanyakan, “What leads us to success?”.

Pada kesempatan tersebut training mahasiswa penerima beasiswa MRUF 2012/2013 di Semarang, beliau menceritakan bahwa pendidikan keluarga telah berperan besar dalam membentuk kedisiplinannya hingga saat ini. Dengan santai ia menjelaskan bagaimana Ibu Mien R. Uno mendidiknya dengan keras demi menanamkan sifat disiplin. Sehingga mindset bahwa disiplin sebagai sebuah “kunci dan tidak memiliki kompromi” pun terbentuk. Kerja keras dan disiplin merupakan salah satu komponen utama profesionalitas yang harus dimiliki oleh para entrepreneur.

Semasa kuliahnya di Amerika Serikat, Sandiaga Uno tidak hanya bekerja keras dan disiplin di dalam kelas, namun juga pada saat akhir pekan. Saat mahasiswa lain bersantai di dalam asrama, beliau memilih untuk berjalan kaki di bawah cuaca dingin hingga -15 derajat celcius untuk memperkaya ilmu di perpustakaan hingga perpustakaan tersebut tutup. Hingga kini, setidaknya empat hingga lima koran merupakan “sarapan” yang biasa disantap oleh beliau. Hal ini belum termasuk berbagai buku, media online, hingga e-mail.  Kerja keras yang luar biasa dan konsistensi pada akhirnya mampu mengantarkan putra bangsa Sandiaga Uno ke puncak karirnya.

The New York Times membeberkan bahwa tidak sedikit pengusaha atau pebisnis sukses memiliki ketertarikan yang sangat tinggi pada dunia literatur. Sebut saja Steve Jobs dari Apple, venture capitalist Google yaitu Michael Moritz. Hingga co-founder perusahaan pakaian olahraga Nike, Phil Knight. Tentu saja nama-nama diatas sudah tidak asing lagi dalam daftar Forbes Billionaires. Bahkan selebritas sekelas Oprah Winfrey menduduki peringkat satu dalam Forbes World’s Most Powerful Celebrities pun memiliki kegemaran yang sangat dalam membaca. Hal ini dibuktikan dengan klub buku yang ia dirikan hingga kegemarannya mendorong para penggemarnya untuk membaca buku.  Para contoh sukses diatas tidak hanya mengoleksi ratusan buku, namun membangun perpustakaan pribadi sebagai bentuk kecintaan dan apresiasi tinggi terhadap dunia baca. Perpustakaan yang didirikan para pengusaha sukses didedikasikan terhadap ruang berpikir dan bukan ruang berkompetisi sebagaimana dibeberkan oleh The New York Times.

 

                                                Serious leaders who are serious readers build personal libraries dedicated to how to think, not how to compete

 – The New York Times


Dalam penelitian yang berjudul What Reading Does for Mind, Profesor Anne E. Cunningham dari Universitas Berkeley bersama dengan Profesor Keith E. Stanovich dari Universitas Toronto di Amerika Serikat, menyatakan bahwa membaca tidak hanya meningkatkan kecerdasan verbal, namun membaca juga mampu meningkatkan kecerdasan emosional manusia. John Coleman dalam Harvard Business Review kemudian berbagi cerita bahwa peningkatan kecerdasan seorang entrepreneur juga akan berdampak pada kemampuan manajemen dan kepemimpinan.

Semakin banyak membaca, tentu saja seorang entrepreneur memiliki wawasan yang semakin luas. Hal ini akan menempatkan kita pada tiga langkah didepan para pesaingnya ungkap Sandiaga Uno. Informasi yang beragam akan memberikan lebih banyak alternatif bagi para entrepreneur ketika menghadapi suatu suatu tantangan. “ Informasi adalah kunci kesuksesan dan kunci kemenangan kita di era globalisasi” ungkap Sandiaga Uno. Sering kali kita mendengar bahwa untuk sukses maka kita harus bekerja keras. Namun jarang sekali ilmu membaca dijadikan salah satu resep sebuah kesuksesan. Steve Jobs, Phil Knight, Michael Moritz, Sandiaga Uno, hingga Oprah Winfrey  adalah bukti nyata individu-individu yang tidak hanya meraup kesuksesan materi dan karir namun juga kesuksesan kecerdasan yang didukung oleh kegemaran mereka dalam membaca.

By Michelle Loebis

Comments

Article by: admin