Marketing dengan Mental Jawara, Sinergi yang Luar Biasa

Marketing dengan Mental Jawara, Sinergi yang Luar Biasa

Bertempat di Jaringan RumahUSAHA, Semarang, Mien R. Uno Foundation (MRUF) bekerjasama dengan Jaringan RumahUSAHA (JRU), Intel Indonesia, dan Indonesia Setara mengadakan Marketing & Selling Training. Training ke-4 bagi peserta Program Beasiswa Wirausaha angkatan IV ini berlangsung dari tanggal 15 s.d. 17 Maret 2013.
Training kali ini menyuguhkan suplemen mindset dalam “Menjual Diri” dan “Mental Jawara”, metode online marketing, offline marketing, dan benchmarking langsung mendatangi pelaku usaha serta memberi kesempatan melihat proses bisnis di tempat usahanya.
Rangkaian kegiatan hari pertama diawali dengan class sharing bersama Fori Suwargono dari Semarang Search Engine City (SSEC). SSEC merupakan komunitas yang memanfaatkan media internet sebagai sarana pemasaran. Acara kemudian dilanjutkan dengan diskusi bersama Prie GS, seorang budayawan dari Semarang. Mas Prie menggugah kesadaran peserta untuk berani, percaya diri, dan terus memperbaiki diri, termasuk dalam proses bisnis.
Ciri khas pelatihan MRUF adalah kolaborasi antara teori dan praktek langsung. Di hari kedua peserta pelatihan diajak untuk mengunjungi bisnis percetakan. Peserta mengunjungi rumah Pak Pardi dan Pak Sutar, pengusaha yang melakukan usahanya di rumah. Dalam kunjungan tersebut peserta dalam melihat langsung proses bisnis pembuatan amplop, undangan, dan sebagainya. Mulai dari awal pembuatan, hingga proses marketingnya.
Peserta kemudian diajak mengunjungi Lawangsewu. Tempat ini merupakan ikon wisata Kota Atlas Semarang. Tak sah rasanya mengunjungi Semarang, tanpa menengok bangunan kuno ini. Kunjungan ini bukan tanpa maksud. Peserta diharapkan untuk terpacu memperluas wawasan di segala bidang sebagai bekal pergaulan. Di sinilah MRUF memberi experiential learning.
Di hari ketiga, Mas ILik sAs, Pendiri Jaringan RumahUSAHA, membawakan tema yang luar biasa yaitu “Mental Jawara”. Para peserta didobrak zona nyamannya dengan kalimat-kalimat yang provokatif. Peserta disentil, sejauh mana mereka telah memaksimalkan potensi yang telah diberikan oleh Tuhan. Sejauh mana mereka telah memberi kebermanfaatan bagi yang lain. Tak ayal para peserta “panas” untuk terus begerak dan berkembang.
Materi “The Path to Grow” kemudian dibawakan oleh Deva Rachman dari Intel Indonesia. Pada sesi ini peserta diberi gambaran bagaimana pentingnya inovasi ekonomi dan teknologi dalam menumbuhkan Indonesia.
At last but not least¸ para peserta mendapat kejutan dengan kedatangan Sandiaga Uno. Spontan para peserta menyambut Sandiaga Uno dengan antusias. Sandiaga Uno kemudian menuntup rangkaian pelatihan dengan meyakinkan peserta bahwa tidak ada orang sukses tanpa kerja keras dan bekal pengetahuan yang cukup.

Comments

Article by: admin