Mengenalkan E-Commerce Kepada Usaha Mikro

Mengenalkan E-Commerce Kepada Usaha Mikro

Oh gitu toh,” demikian koor serempakdari para ibu-ibu peserta Pelatihan E-Commerce untuk Usaha Mikro demi mengetahui mekanisme penjualan online. Mereka baru memahami bahwa berdagang ternyata bisa dilakukan di dunia maya dengan orang yang tidak datang ke kios mereka. Mereka baru menyadari bahwa hanya dengan memajang foto produk atau jasa mereka melalui internet, mereka bisa mendapatkan pembeli.

Penggunaan internet sebagai salah satu sarana pemasaran telah berkembang sedemikian rupa dan telah dimanfaatkan oleh banyak pelaku bisnis.  Namun demikian, tidak semua pelaku usaha mengerti bahwa internet merupakan pasar baru yang berpotensi besar, terutama mereka yang berpendidikan rendah. Oleh karena itu Mien R. Uno Foundation membantu para pelaku usaha mikro anggota BMT Itqan untuk mengenal pemasaran online.  Pelatihan yang dilaksanakan di kantor BMT Itqan cabang Soreang 19 September 2015 lalu telah membuka wawasan ibu-ibu tersebut..

Pelatihan ini diikuti oleh 32 orang peserta dengan berbagai macam produk usaha. Dari mulai produk baju, kerudung, makanan dan aksesoris. Mereka adalah pelaku usaha yang didampingi BMT Itqan bekerjasama dengan MRUF dalam Program Pendamping Bisnis Mikro. Dengan antusias, ibu-ibu ini membawa produk mereka untuk dievaluasi kelayakannya tampil di internet.

Tampil sebagai pembicara pertama yaitu Aditya. Seorang owner konveksi tasrayleigh.com yang menceritakan perjalanan usahanya dari mulai berjualan dengan cara off line sampai dengan on line. Kepada ibu-ibu peserta, ia menceritakan pengalamannya berjualan dan perubahannya. Dari penjelasan Aditya, peserta memahami bahwa penjualan tas yang dilakukan Adit meningkat setelah menggunakan media online.

Pembicara yang kedua adalah Nurhadi Kusumo owner UdimoCorp, yang menyediakan jasa web development, menjelaskan berbagai media yang dapat digunakan untuk melakukan penjualan barang atau jasa dengan online. Antara lain menggunakan website, facebook dan webstore.

Peserta pelatihan terlihat antusias dalam mengikuti acara ini. Terlihat dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan atau diskusi dengan para pembicara. Salah satu pertanyaan yang diajukan oleh peserta yaitu Bu Nani adalah bagaimana agar pembeli dapat mempercayai kita dalam jual beli secara online ini. Adit menjawab bahwa untuk dapat meraih kepercayaan dari konsumen adalah dengan rekam jejak usaha kita yang baik dan diceritakan oleh orang lain dari mulut ke mulut. Di beberapa marketplace, ada prosedur yang menjembatani kepercayaan konsumen terhadap penjual. Selain itu, jika memiliki website sendiri, komentar pelanggan dan bukti kirim dapat diupload untuk menyakinkan konsumen.

Nanang perwakilan dari MRUF menjelaskan bahwa pelatihan ini diadakan agar peserta memahami internet untuk jual beli barang dan jasa. Selain itu para peserta akan dibuatkan media online untuk dapat melakukan penjualan produknya secara online dan memperluas pasar mereka.

Di akhir acara, peserta tertarik dan saling berebutan agar produk barangnya di foto untuk dapat diperjual belikan secara online.

Comments

Article by: Admin MRUF

You may also like these posts
MRUF Dorong Pengembangan SDM Lembaga Keuangan Mikro Non BankKoperasi Harus Bertransformasi dan Menguntungkan