Merasakan Aura Dagang di Unand

Mien R Uno Foundation Training di Universitas Andalas

Mien R. Uno Foundation (MRUF) berkesempatan mengadakan pelatihan mindset di Universitas Andalas (Unand) Padang pada tanggal 26 Maret 2010. Acara ini dilaksanakan atas kerjasama MRUF dengan Yayasan Karya Salemba Empat (KSE) dan didukung paguyuban mahasiswa penerima beasiswaKarya Salemba Empat (KSE) di Unand. Berkat kerja tim, para mahasiswa ini selain mampu menyiapkan acara dengan baik juga mendapatkan pemasukan. Pelatihan berlangsung dengan semangat dikarenakan antusiasme peserta yang begitu besar.
Dari form kuisioner untuk evaluasi pelatihan peserta menyatakan kepuasannya dalam mengikuti pelatihan ini , karena pembicara sangat menguasai materi, juga memberi contoh-contoh nyata. Tak heran peserta betah duduk berjam-jam mengikuti pelatihan ini.

Jaya Setiabudi, yang hadir sebagai pembicara memukau peserta pada pelatihan ini, sehingga peserta meminta tambahan waktu. Semula pelatihan dijadwalkan hingga pukul 17.30 namun akhirnya ditambah hingga pukul 18.30. Para peserta bersemangat kembali, seperti di recharge untuk mengembangkan usaha yang sedang atau akan dibangunnya.

Menurut Jaya Setiabudi jika ingin mendirikan usaha, segera saja dibuka. “Tidak usah takut. Tidak usah khawatir. Kekhawatiran tidak akan membuat Anda menjadi pengusaha.” Jaya juga berpesan bahwa tidak harus punya modal untuk membuka usaha. Modal memang penting tapi tidak harus keluar dari kantong sendiri. “Selama Anda punya niat yang kuat, dan ide usaha yang menguntungkan, Anda akan menemukan modal.” Telah banyak pengusaha lahir tanpa modal, mereka hanya punya keinginan yang kuat sehingga menemukan cara untuk merealisasikan ide usahanya.

Setelah pelatihan terlihat adanya perubahan kendala-kendala yang dipikirkan oleh peserta, sehingga yang sudah merasakan semua kendala yang dihadapi ketika sedang atau akan mengembangkan usaha sudah terjawab. Peserta pun terlihat mengerti langkah apa yang harus dilakukan dalam menghadapi kendala ini. Dapat disimpulkan bahwa pelatihan ini membuka pemikiran mahasiswa sehingga mampu memiliki rencana atau langkah untuk menyelesaikan kendalanya.

Pelatihan ini pun mampu menginspirasi peserta untuk merealisasikan usahanya. Seperti dituturkan salah seorang peserta, Tasriyandi, yang mengaku tidak dapat tidur memikirkan penjelasan Pak Jaya. Tasriyandi berpikir keras mengenai usaha apa yang dibuka. Akhirnya dia membuka usaha keripik rinuak selang seminggu dari pelatihan.

Comments

Article by: admin