MRUF Dukung Lomba Model Kewirausahaan UI

Mien R Uno Foundation Dukung Lomba Kewirausahaan Universitas Indonesia

Banyak kalangan berpendapat bahwa untuk memulai usaha diperlukan modal besar, padahal sebenarnya dengan modal kecil juga bisa membuka usaha. Hal ini dibuktikan oleh para peserta Lomba Model Kewirausahaan yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Indonesia (KOPMA FKM UI) pada tanggal 6 dan 13 November 2010.

Menurut panitia, lomba ini diadakan untuk memfasilitasi mahasiswa UI dan luar UI dalam mengembangkan jiwa kewirausahaannya serta sebagai wadah untuk mahasiswa menuangkan kreativitasnya dalam membangun dan mengembangkan usaha. Dalam lomba ini, para peserta ditantang untuk mempresentasikan ide bisnisnya dalam dua kategori modal. Kategori pertama mensyaratkan modal maksimal Rp1.000.000, sedangkan kategori kedua mensyaratkan modal maksimal Rp3.000.000. Setiap peserta lomba bebas memilih kategori modal yang sesuai dengan bussines plan-nya. Finalis di kategori A berjumlah dua orang dan di kategori B berjumlah lima orang. Peserta lomba sangat inovatif dan kreatif dalam mengembangkan rencana bisnisnya, terlihat dari proposal yang diajukannya.

Untuk memberikan apresiasi atas gagasan ini, Mien R. Uno Foundation (MRUF) memberikan dukungan berupa hadiah bagi pemenang berupa paket Entrepreneur-Camp senilai Rp2.500.000 bagi tiap pemenang. Direktur Eksekutif MRUF yang hadir sekaligus menjadi salah satu juri lomba bersama Diah Yusuf (pemilik Qimo’s Parfume) dan Mustafa kamal (Direktur Univind), menyatakan bahwa lomba ini sangat unik karena ada pembatasan modal Rp1.000.000 dan Rp1.000.000 s.d. Rp3.000.000, biasanya presentasi proposal bisnis melibatkan dana yang besar, padahal sebenarnya tidak menggunakan modal pun dapat membangun usaha.

“Para peserta cukup kreatif dan inovatif, tetapi memang untuk menjadi sebuah usaha tidak cukup kreatif dan inovatif saja. Produknya harus dapat diterima pasar sehingga ada penjualan yang dapat menopang usaha,” ungkap Nanang.
Para peserta cukup kreatif dan inovatif, tetapi memang untuk menjadi sebuah usaha tidak cukup kreatif dan inovatif saja.
Terpilih sebagai pemenang kategori A, Ade Nur Innayah, Judul Proposal Sandal Flanel Wo Ai Ni, dan di kategori B Eka Sutrisna, Judul Proposal Football Handycraft sebagai inovasi nilai seni kerajinan kayu. Semoga acara sejenis semakin banyak digiatkan di kampus lain, agar minat dan bakat mahasiswa dalam berwirausaha dapat terfasilitasi.

Comments

Article by: admin