Niki Nugraha, Mahasiswa Antropologi yang Mahir Menciptakan Games

Niki Nugraha, Mahasiswa Antropologi yang Mahir Menciptakan Games

Selama ini banyak orang berpandangan bahwa pembuatan perangkat lunak (software) merupakan hal yang sulit dan harus dipelajari dengan pendidikan formal, hal tersebut terbantahkan ketika menemui Niki Nugraha Achmad, mahasiswa penerima beasiswa MRUF dari Universitas Padjadjaran (Unpad). Tidak seperti para programmer (pembuat software) lain, Niki yang mengambil Jurusan Antropologi ini, belajar menciptakan software secara otodidak dengan banyak membaca buku.

Karena kecintaan dan ketertarikannya pada software, khususnya games, Niki membuat usaha pembuatan games pada tahun 2007 selepas SMA. Hobi Beberapa penghargaan pernah diraihnya dalam bidang ini, di antaranya  Juara Best Vote Axioo Intel Marketing Awards tingkat regional dan Juara Best Idea Axioo Intel Marketing Awards tingkat regional serta mendapat dana hibah PKM untuk membiayai usahanya tersebut. Total games yang pernah diproduksinya mencapai tujuh buah dari tahun 2007 hingga sekarang, diantaranya Across the Line, Labcom Escape, dan Drag Bike Manager.

Saat ini Niki yang menguasai programming software berbasis Action Script 2&3, html, css, php, database, visual basic ini memiliki tim sendiri untuk membantu dalam manajemen, sementara pembuatan games masih dikerjakan sendiri dengan finishing dari outsource untuk musik dan grafis. Selama ini penjualan games Niki masih dilakukan secara online, Niki pernah ditawari untuk penjualan gamesnya ke Cina, tetapi sayang pada saat itu hard disknya rusak sehingga seluruh datanya hilang.

Niki merasa dengan mengikuti program MRUF membantunya memahami bisnis dan memotivasinya untuk lebih serius mengembangkan bisnis games onlinenya. Kegiatan dalam program wirausaha mahasiswa membuatnya terus terpacu menjadi seorang wirausahawan. Ke depannya, Niki bercita-cita dapat membagi ilmunya terutama kepada anak-anak putus sekolah, ide ini sebetulnya hampir ingin diwujudkan Niki sebelumnya dengan mencoba mengajak anak SMK jurusan Teknik Informatika dalam pengerjaan games sehingga mereka dapat mandiri, namun dikarenakan harus membutuhkan proses yang lama, Niki masih menunda rencananya tersebut. (AR)

 

Comments

Article by: admin