Financial Literacy Workshop : Pengusaha Harus Paham Keuangan

Financial Literacy Workshop : Pengusaha Harus Paham Keuangan

Mien R. Uno Foundation bekerjasama dengan Center for Entrepreneurship Development Universitas Gajahmada (CED UGM), telah menyelenggarakan kegiatan Financial Literacy Workshop yang diikuti oleh 38 mahasiswa program beasiswa wirausaha MRUF 2011/2012, bertempat di CED UGM Yogyakarta, pada tanggal 10-11 Juli 2012.

Workshop ini terdiri dari dua bagian utama yang disajikan dalam dua hari. Di hari pertama, workshop dimulai dengan overview sekilas tentang pentingnya laporan keuangan bagi pemilik bisnis. Kemudian, training dilanjutkan dengan game financial literacy yang merupakan sebuah permainan untuk memahami laporan keuangan oleh Keith Cunningham (Ayah –rich dad– dari Robert T Kiyosaki).  Dalam game ini peserta belajar tentang keuangan, baik pencatatan laporan keuangan, membaca laporan keuangan dan penetapan strategi berdasarkan laporan keuangan.

Di hari kedua, setelah peserta memahami tentang bagaimana menyusun laporan keuangan serta konsep-konsepnya, peserta kemudian diajak belajar tentang bagaimana menganalisa laporan keuangan yang merupakan proses penuh pertimbangan dalam rangka membantu mengevaluasi posisi keuangan dan hasil operasi usaha pada masa sekarang dan masa lalu. Analisa ini bertujuan untuk menentukan estimasi dan prediksi yang paling mungkin mengenai kondisi dan kinerja pada masa mendatang serta kemungkinan risiko yang ada sehingga peserta sebagai pebisnis dapat merencanakan hal-hal yang dipandang akan menaikkan performance keuangan serta perbaikan atas hal-hal yang dapat menimbulkan kerugian bagi bisnis.

Meski workshop ini berjalan dari pagi hingga larut malam selama dua hari berturut-turut, namun para peserta terlihat terus berantusias mengikuti materi workshop hingga selesai. Menurut salah satu mahasiswa yang berkuliah di jurusan Manajemen, Agus Purnomo, workshop yang diberikan dalam dua hari adalah materi akuntansi sederhana 1 dan 2 yang ia peroleh dalam dua semester atau satu tahun kuliah. “Dulu di kelas akuntansi saya tidak mengerti materi ini dan sering duduk di belakang karena dosennya membosankan, tapi sekarang saya senang dengan materi ini karena workshop disajikan sangat menarik bagi para pengusaha meski dikejar dua hari” kata Agus.

Workshop terasa semakin hidup ketika disela-sela workshop hadir pendiri yayasan yaitu Ibu Mien R. Uno yang menyempatkan diri memberikan materi dalam rangka pembentukan karakter mahasiswa dengan penuh semangat.  Mahasiswa peserta workshop yang menjadi “segar kembali” dengan kehadiran dan pemateri Ibu Mien R. Uno yang berharap peserta memiliki karakter yang baik, yang diantaranya adalah profesional, disiplin dan beretika.

Kehadiran Ibu Mien R. Uno di hari kedua workshop sekaligus berperan dalam acara peresmian renovasi gedung CED UGM yang didukung MRUF. Dalam peresmian tersebut, hadir Walikota Yogyakarta, Bapak Haryadi Suyuti yang juga memberikan apresiasinya terhadap peresmian renovasi gedung CED UGM tersebut. Kedepannya MRUF berharap bahwa pembelajaran kewirausahaan bukan hanya dilakukan di CED UGM tapi juga dapat terintegrasi dalam kurikulum kuliah para mahasiswa. Dengan demikian akan makin banyak mahasiswa yang memiliki entrepreneurship mindset.

Comments

Article by: admin