Pilih Usaha Sesuai Minat dan Bakat

Mien R Uno Foundation di Poltek Manado

Politeknik Negeri Manado merupakan salah satu Politeknik yang dipilih oleh DIKTI untuk mengembangkan Program Wirausaha Mahasiswa (PMW). Politeknik Manado telah melakukan penjaringan minat dan seleksi terhadap mahasiswa untuk dibantu menjadi wirausaha. Untuk membantu para mahasiswa tersebut, Politeknik Negeri Manado bekerja sama dengan Mien R. Uno Foundation (MRUF) untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa dalam acara Pelatihan Kewirausahaan Program Mahasiswa Wirausaha Angkatan II tanggal 23 Agustus 2010.

Bertempat di Gedung BNI Manado lantai 6, dengan pembicara Faif Yusuf, pemilik Kafana Distro dan pengarang buku Rahasia Jadi Entrepreneur Muda memberikan penjelasan mengenai cara memilih usaha yang sesuai dan tepat sehingga dapat optimal. Salah satu cara yang efektif untuk memilih usaha adalah dengan bertanya pada diri sendiri mengenai keahlian, bakat, hobi, dan hal-hal yang disukai.

Misalnya hal apa yang membuat kita mau melakukan sesuatu tanpa dibayar. Jika kita menemukan hal tersebut, maka menjalankan bisnis adalah suatu yang menyenangkan meski belum menguntungkan. Mengenai bakat, akan bagus jika seseorang memilikinya tetapi bakat bisa diasah. Sedangkan keahlian akan membantu dalam operasional usaha. Namun, jika tidak memiliki keahlian bisa mencari tim yang memiliki keahlian. Pada dasarnya, bisnis harus merupakan suatu sistem yang harus bisa berjalan tanpa kehadiran pemilik, maka penting sekali untuk memiliki tim yang andal yang saling melengkapi.

Salah satu cara yang efektif untuk memilih usaha adalah dengan bertanya pada diri sendiri mengenai hal-hal yang disukai.
Sesi selanjutnya adalah mengelola usaha, mengelola bisnis dengan baik merupakan kunci sukses sebuah usaha. Ada banyak cara yang bisa dilakukan, mulai dari meningkatkan penjualan, membenahi strategi promosi sampai dengan mencari mitra pihak ketiga. Pembicara menegaskan bahwa seorang wirausaha tidak perlu mahir dalam semua hal, sehingga perlu orang lain baik anggota tim maupun karyawan. Salah satu kunci sukses yang diyakini pembicara adalah cara pandang tentang kompetitor. Menganggap kompetitor adalah musuh merupakan cara pandang yang salah. Kompetitor berguna untuk mengukur usaha kita. Pada sisi lain, kompetitor dapat membantu apabila memiliki pesanan tetapi stok barang sudah habis, sehingga konsumen tidak dikecewakan.

Sebagai penutup, pembicara memberi sesi tambahan di mana pembicara berbagi ilmu hypnoterapi untuk memecahkan mental blok dan menambah keyakinan. Peserta dibimbing untuk mengetahui ketakutan dan kekhawatiran atau kekurangan diri kemudian pembicara memberikan teknik akupresur yang dipraktikkan bersama dalam kelas.

Pembawaan materi yang sangat baik oleh pembicara mampu memberikan pesan bagi mahasiswa untuk memulai usaha dan menyingkirkan keraguan.

Comments

Article by: admin