Safari Ramadan – MRUF Perkenalkan Kewirausahaan ke Pesantren

Safari Ramadan – MRUF Perkenalkan Kewirausahaan ke Pesantren

Sebagai bentuk kepedulian terhadap pesantren sekaligus memberikan nilai tambah bagi santri yang sedang berpuasa, Mien R. Uno Foundation menggelar Safari Ramadan bersama Indonesia Setara dan Berlari untuk Berbagi.

Pesantren yang dikunjungi adalah Pondok Pesantren Al Yasini dan Pondok Pesantren Sidogiri di Pasuruan pada tanggal 18 Juli 2013. Sedangkan pada hari berikutnya Pondok Pesantren Tebuireng Jombang.

Untuk memberikan wawasan dan ilmu baru, beberapa tokoh ikut dalam rombongan antara lain Sandiaga S. Uno (pengusaha), Jamil Azzaini (motivator), Arifin Purwakananta (pegiat non profit sektor), dan Muhammad Assad (penulis buku).

Di pesantren Al Yasini, Mien R. Uno Foundation bekerjasama dengan Himpunan Pengusaha Santri dan Ponpes Al Yasini menggelar Seminar “Kewirausahaan : Jalan Mandiri untuk Diri dan Bangsa.” Dalam kesempatan ini tampil Sandiaga Uno yang mendorong para santri untuk berwirausaha.

Safari Ramadhan 2Kegiatan ini dilakukan agar para santri mulai melirik profesi pengusaha sehingga dapat mengurangi pengangguran dari kalangan santri. Para santri yang tidak melanjutkan ke perguruan tinggi didorong agar memiliki usaha sehingga selepas dari pesantren tidak menganggur.

“Jika Anda belum tahu mau mengerjakan apa, berlatihlah dan bergurulah pada orang lain,” ujar Sandi. Sandi mencontohkan dulu Rasulullah belajar menggembala sebelum menjadi pengusaha saat beliau dewasa.

Menurut Head of Microfinance and Empowerment Program Mien R. Uno Foundation, pada umumnya kalangan santri tidak diajarkan ilmu berwirausaha bahkan mereka tidak menyadari profesi pengusaha ini pilihan yang sangat realistis di tengah persaingan di sektor formal. Banyak santri yang setelah lulus tidak memiliki penghasilan yang layak karena berprofesi sebagai guru madrasah atau guru mengaji.

Kepada para santri, Jamil Azzaini motivator Sukses Mulia pengelola pesantren wirausaha menyatakan,” Jangan lulusan pesantren cuman bisa baca doa. Harus bisa bisnis juga.” Kepada ribuan santri Jamil menyatakan bahwa jika para santri ingin berwirausaha, mereka harus bergaul dengan para pengusaha.

Mengingat jumlah santri sangat banyak dan umumnya mereka kembali ke tempat asalnya, mereka perlu didorong untuk mampu berwirausaha sehingga lulusan pesantren dekat dengan aktivitas ekonomi masyarakat, bukan hanya dalam hal agama tambah Nanang.

Melalui kegiatan ini diharapkan timbul kesadaran di kalangan pesantren untuk turut mendorong santrinya berwirausaha. Mien R. Uno Foundation akan membantu memberdayakan pesantren yang ingin memiliki kapasitas untuk mampu mendidik santri berwirausaha.

Comments

Article by: admin

Leave A Reply:

(optional field)

No comments yet.