Sandiaga Uno: Selesaikan Masalah, Bukan Cepat Kaya

Sandiaga Uno: Selesaikan Masalah, Bukan Cepat Kaya

Sandiaga Uno: Selesaikan Masalah, Bukan Cepat Kaya

Berbagai lembaga internasional memprediksi, Indonesia akan menjadi negara besar di masa mendatang. Sandiaga Uno bahkan meyakini bahwa setidaknya di 2030 nanti, Indonesia menjadi salah satu dari 7 negara dengan ekonomi terbesar di dunia. Diperkirakan PDB Indonesia akan menembus US$ 1,8 triliun!

Tidak sampai dua dasawarsa lagi untuk mencapai 2030. Dalam perjalanan tersebut bisa saja terjadi gejolak ekonomi. Lantas kemudian siapa yang dapat bertahan sukses?

“Mereka adalah entrepreneur yang berawal dari niat baik dan visi yang jauh dalam upaya menggapai prestasi dan solusi yang baik,” jawab Sandiaga Uno (9/2)

Dalam paparannya, Sandiaga Uno menegaskan pentingnya membangun pola pikir entrepreneur yang solutif. Larry Page – Co-Founder Google misalnya. Motivasinya dalam mendirikan Google bukanlah uang melainkan menghadirkan solusi berinternet dengan mudah. Dalam kondisi krisis, alih-alih menjualnya, Page justru mempertahankan dan terus mengembangkannya. Kini hampir semua penelusuran masyarakat di dunia maya kini berawal dari Google. Masyarakat merasakan betul manfaatnya.

“Jadi, kita awali dengan niat ingin menyelesaikan masalah, bukan ingin cepat kaya,” lanjut Sandiaga Uno.

Pola pikir serupa juga diadopsi Sandiaga Uno dalam membangun Recapital. Recapital dibangun pada tahun 1998, justru saat Indonesia sedang terpuruk karena krisis keuangan. Ia bersama rekannya kemudian menyadari bahwa banyak perusahaan yang butuh direstrukturisasi pasca krisis moneter kala itu. Itulah awal mula kenapa ia membangun usaha Recapital sebagai financial advisory (penasehat keuangan). “Kuncinya adalah menjembatani masalah dan solusi,” papar pendiri Mien R. Uno Foundation tersebut.

Mengakhiri perjumpaan, Sandiaga tak lupa untuk menekankan kembali empat etos kerja yang terpenting bagi entrepreneur. “Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas dan kerja ikhlas.”

Sandiaga Uno menjadi salah satu pembicara dalam Pesta Wirausaha yang diselenggarakan oleh Komunitas TDA, 8-10 Februari 2013. Gelaran yang dilaksanakan di Jakarta International Expo – Kemayoran mendapat animo yang tinggi dari masyarakat dengan beragam kegiatan, diantaranya business conference, expo, workshop, business matching, awarding. Ratusan entrepreneur membuka stand dan ribuan pengunjung hadir di acara tersebut.

Comments

Article by: admin