Sharing Session Khafidz Nasrullah: Mengangkat Kendal dengan Minyak Atsiri

Sharing Session Khafidz Nasrullah: Mengangkat Kendal dengan Minyak Atsiri

Untuk memperkaya wawasan mengenai model bisnis berbasis komoditi, MRUF memfasilitasi para mahasiswa untuk belajar kepada Khafidz Nasrullah, seorang mahasiswa pemilik Kendal Agro Lestari. Para mahasiswa Mien R. Uno Foundation – Entrepreneur Development Scholarship for Youth Angkatan V (MRUF ENVOY V) belajar dari seseorang yang dalam usianya baru mencapai 23 tahun, mampu membukukan omzet hingga Rp 2 miliar sebulan lewat usaha penyulingan minyak atsiri di desanya.

Sharing ini dilaksanakan pada tanggal 5 Desember 2013 di Jentra Hotel, Jogjakarta di sela Training Business Mastery yang digelar dengan tema “Big Bold Actions for Business Breakthroughs”.

Tampil dengan topi khasnya, Khafidz Nasrullah menceritakan awal mula dan model bisnis yang dijalaninya. Khafidz, begitu ia biasa disapa, berasal dari sebuah desa kecil bernama Ngargosari, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Ia adalah anak buruh tani dan masih berstatus mahasiswa di Teknik Industri Universitas Islam Negeri (UIN).

Di desanya, bisa melanjutkan pendidikan hingga bangku kuliah adalah hal yang jarang ditemui. Mayoritas pekerjaan di desanya adalah menjadi petani. Namun Khafidz tidak mau menyurutkan niatnya berkuliah. Untuk bertahan hidup dan membiayai kuliahnya, Khafidz menjalankan beragam usaha.

Berbekal ilmu dari bangku Teknik Industri dan melihat potensi desanya ia memulai pengolahan minyak atsiri. Konsumennya adalah perusahaan kosmetik dan farmasi baik di dalam maupun diluar negeri.

Keberadaan pengolahan minyak atsiri di desanya telah memberikan kehidupan kepada sekitar 600 warga di desanya. Warga membantunya untuk mengumpulkan daun, mereka sangat senang karena pendapatannya meningkat. “Mulailah dengan apa yang bisa kita lakukan untuk keluarga, masyarakat sekitar kita “ ungkapnya.

Karena kiprahnya ini, Khafidz diundang ke Amerika Serikat untuk bertemu Presiden Obama melalui Global Student Entrepreneur Award 2013 yang diselenggarakan Entrepreneur Organization mewakili Indonesia.

Khafidz telah bersiap untuk mengembangkan usahanya. Untuk siapa? “Untuk pacar-pacar saya in lho,” katanya sambil menunjukkan foto beberapa wanita lansia yang ikut menjadi pengepulnya. Ia ingin menciptakan senyum ibu-ibu tua pengepul daun itu.

Comments

Article by: admin